Pandeglang (WBO) – Warga Desa Cigondang, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, yang terdiri dari nelayan beserta pegiat UMKM dan wisata, menggeruduk Kantor Desa Cigondang, Senin (11/8/2025).
Aksi itu dilakukan untuk mempertanyakan kelanjutan kejelasan pembahasan kompensasi dari perusahaan tongkang batu bara yang terdampar di perairan pulau Popole awal Desember 2024 lalu.
“Kedatangan warga nelayan Cigondang tujuannya menanyakan kelanjutan pembahasan soal kompensasi imbas dari insiden tongkang batu bara yang terdampar di perairan pulau Popole. Mereka mempertanyakan itu” kata A. Rumhi selaku Pj. Kades Cigondang saat dikonfirmasi WBO.
A. Rumhi juga menerangkan bahwa sebelumnya pihak perusahaan dan pihak terkait pada bulan Juni lalu sempat bermusyawarah merumuskan pembahasan kompensasi.
“Ya waktu bulan Juni sekitar tanggal 18 berembuk di sini, di kantor desa. Waktu itu pihak perusahaan, dari pihak KLHK juga ada, termasuk team yang investigasi ke lapangan berdiskusi berembuk membahas soal kompensasi nelayan, berembuk menghitung jumlah,” terangnya.
“Warga mempertanyakan itu sebenarnya bagaimana seperti apa kelanjutannya, karena pihak perusahaan juga waktu itu menghitung berdasarkan itu hasil investigasi team pihak yang ke lapangan, seperti jumlah nelayan, jumlah pegiat pedagang wisata dan jumlah rupiah ya, kalau nggak salah katanya paling lambat selama 30 hari kerja bisa realisasi, tapi bulan Juli nggak ada informasi lagi, bahkan ini sudah hampir pertengahan bulan Agustus lagi ga ada kejelasan juga,” ujar A Rumhi.
Saat disinggung soal jumlah hitungan rencana warga yang akan mendapatkan kompensasi, ia menyebut terbagi dua kelompok.
“Terbagi dua kelompok yaitu kelompok nelayan jumlahnya kurang lebih ada 60 orang, untuk pegiat UMKM wisata entah 50 entah 55 waktu itu,” ungkap A. Rumhi.
“Saya juga kaget warga datang mempertanyakan itu semua, sementara sampai detik ini belum ada informasi apapun soal kelanjutan pembahasan kompensasi tragedi tongkang batu bara yang terdampar di perairan pulau popole itu,” tandasnya. (mul)






